Terpilih Kembali Pimpin Forhati Kutim, Rofiqoh Akan Lanjutkan Program Kerja Sebelumnya

oleh

SANGATTA – Sabtu (13/8/2022) dilaksanakan pelantikan pengurus Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Kutim periode 2021-2026 oleh Kordinator Presidium MW Forhati Kaltim Hj Jandariah di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim. Pelantikan ini dilaksanakan sesaat setelah dilakukan juga pelantikan kepada Pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI Kutai Timur (Kutim).

Kedua agenda Pelantikan ini turut dihadiri oleh Koordinator Presidium MN KAHMI, Ahmad Doly Kurnia Tandjung. Dalam pelantikan ini Kasmidi Bulang menjadi Ketua Umum MD KAHMI Kutim, sedangkan untuk Forhati Kutim dipercayakan kepada Rafiqoh Istiharoh menjadi Ketua.

Saat ditemui di acara peletakan baru pertama Graha KAHMI Kutim, Sabtu (23/8/2022) di Kanal 1 Sangatta Utara, Ketua Forhati Kutim Rofiqoh mengatakan, ini merupakan yang kedua kalinya dirinya memimpim Forhati Kutim, karena periode sebelumnya dirinya juga yang menjadi Ketua Forhati Kutim.

Oleh karena itu untuk program kerja kedepan dirinya tinggal melanjutkan program sebelumnya. Rofiqoh mengatakan ada beberapa program kerja yang belum sempat dilaksanakan dimasa Kepemimpinannya pada periode yang lalu.

“Ada beberapa agenda sebelumnya yang belum bisa dilaksanakan karena adanya pandemi Covid-19, maka setelah dilakukan Rapat Kerja Daerah, akan dilaksanakan agenda-agenda tersebut,” ujarnya.

Dirinya mengatakan agenda tersebut salahsatunya adalah dialog publik tentang Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, mengingat Perda tersebut sebentar lagi akan di sahkan.

“Kita akan tunggu sosialisasinya seperti apa dari DPRD Kutim, khusus untuk dialog Publik Perda perlindungan Anak nanti akan di inisiasi oleh Forhati Kutim,” kata Iko sapaan akrabnya.

Selain itu dirinya mengatakan, dalam program kerja Forhati Kutim adalah kaderisasi, sehingga pihaknya berupaya bagaimana caranya agar bisa mensupport pengkaderan yang dilakukan oleh HMI, khususnya di Kohati.

“Kita di Forhati akan mensupport bagaimana Kohati bisa tetap eksis untuk berkiprah di masyarakat sebagai organisasi kepemudaan,” pungkasnya. (G-S02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *